Sekali-kali Kuliah di Alam Terbuka Yuk….
December 23, 2008 by lucysupratman
Pengaptasian teori dari seorang pengajar senior yang saat ini tengah menjabat sebagai sekjur plus penulis kenamaan ternyata aplikabel juga, dengan pengadaan pemberian materi di luar kelas.Melalui saran-saran beliau, beberapa pengajar junior (termasuk saya) mencoba untuk menerapkannya di kelas masing-masing.
Sebetulnya tujuan awal saya pribadi hanya ingin meningkatkan daya kritis mahasiswa saja dalam menghadapi isu-isu hangat semisal global warming effect. Namun kenyataannya hal itu merambah pada hal personal.Jurang antara relasi dosen dan mahasiswa yang begitu kaku ketika melakukan sesi diskusi di kelas, langsung mencair ketika dalam perkuliahan yang diadakan di luar kelas.
Biasanya dengan sekat ruangan ditambah jejeran kursi-kursi, whiteboard dan slide projector membuat beberapa mahasiswa terkukung untuk bereksperasi sebebas-bebasnya.Sedangkan saat di luar kelas, mereka begitu terbuka mengeluarkan opini-opini pedas..Ya, pedas karena sekarang memang era reformasi yang menyerukan kebebebasan liberal untuk mengkritik apapun.Tentunya yang pantas dikritik, bukan hanya asbun atau asal kritik saja.Regulasinya cuma satu, yaitu semua hal yang dikritik harus berada pada tataran empiris dan teoretis.Kebetulan kami semua sepakat mengambil lokasi di Lembang dengan meminta ijin sebelumnya pada Mbak Cucu, koordinator Bosca.Mengingat penjagaan sekuritas disana cukup ketat, maka kami sengaja membatasi sampai setengah jam saja.But, it was cool….
Semula mahasiswa yang biasanya vakum, menjadi ikut aktif dalam diskusi tersebut.Dinding keras mulai didobrak dan saya bisa menyelami pemikiran mereka mengenai tema yang diusung ketika itu.Tapi kok malamnya ada seorang gadis mahasiswi yang kirim SMS buat curhat ya?Hahahaha…. kok jadi kebablasan..
